HLHLP-047

sebelum>>| awal>>| lanjut>>

Laman: 1 2 3 4 5

Telah Terbit on 10 November 2010 at 00:01  Comments (130)  

The URI to TrackBack this entry is: https://pelangisingosari.wordpress.com/hlhlp-047/trackback/

RSS feed for comments on this post.

130 KomentarTinggalkan komentar

  1. bnmbmnbmbmnb

    • brem…brem…bremmmmmmmmm

      • mohon keikhlasan dari Pakde Wid alias Ki ONE…..
        untuk kesekian kalinye……….

        • Sekecaaken Anakmas Kompor ….
          Biar nyala terus apinya …

  2. Biasanya nGGer Satpam mencantumkan daftar hutang pada halaman 2, kok sekarang tidak? Apakah sudah ada pemutihan? Hiks …..
    Jangan bikin Ki Is … nervous …
    Nyecannya bisa seperti gergaji .

  3. @ Ki Punakawan BA
    Jadi tersanjung nich, nama ane diminta ikut koment mengenai “peyem-puan”.
    OKE lah KALO begitu, sambil menunggu hutang, eh maaf maksud’e nunggu rontal yang belon diwedar, ane ikut nimbrum bicara sebagai “orang bodoh” tentang peyempuan.Tapi bukan peyempuan oleh-oleh dari Bandung yang berasal dari singkong, sementara peyempuan yang ane maksud adalah peyempuan sebagai bahasa, peyempuan sebagai lambang, peyempuan secara hakikat artikulasi.
    Apa kesamaan antara peyempuan sama tulang iga, jawabnya gimpil, “sama-sama enak”.Sementara Bang OMA bertanya : kenapa yang enak-enak, slalu diharamkan. Bang OMA sendiri menjawab : karena-karena, bisa menjerumuskan.
    KESIMPULANNYA, membaca peyempuan secara bahasa, sebagai lambang dan artikulasi hakikat adalah nafsu yang ada didalam diri.WASPADALAH-WASPADALAH kate Bang NAPI.
    Jadi, ketika membaca firman ALLAH : hendaknya kamu tutupi aurat wanita-wanita kamu.
    YANG terbaca adalah : hendaknya engkau jaga dan pelihara nafsumu.
    AHHHH, malu nich…..kayak ustad aje pake buka firman segala…….

    permisi…………

  4. Nuwun, sugêng ênjang pårå kadang sutrésnå padêpokan pêlangisingosari ingkang dahat kinurmatan, utaminipun Jêng Padmi, Jêng miss nonA, Jêng Tatiek, Jêng Sri Utami, Jêng Dewi KZ, Jêng Pitaloka, sintênå kemawon, dalah pårå éndhang, såhå pårå tapi

    Suryå mlêthèk ing bang-bang wétan, kalanipun jago sami kluruk, mêrtandhani énjang wiwit malih. Sumånggå pårå kadang, samyå nênuwun dumatêng Gusti Kang Akaryå Jagad: Mugi mugi ing dintên sapunikå langkung saé tinimbang dintên ingkang sampun kapêngkêr, lan mugi-mugi dintên mbénjang sagêda langkung saé tinimbang dintên sapunikå.

    SABDA KUN
    maka terjadilah yang harus terjadi

    Ketika Tuhan menciptakan wanita.

    Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Tapi dia begitu rapuh? Tidak. Seluruh tubuh wanita Kupenuhi dengan kelembutan dan padanya Kubalut keuletan agar dia dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa yang tidak bisa dikerjakan oleh seorang lelakipun.

    Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

    Kubentuk kedua tangannya, yang darinya mempunyai pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu dilakukannya cukup dengan dua tangan saja.

    Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu.

    Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.

    Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

    Ya mesti…..! Wanita akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki. Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri. Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.

    Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Mampu berdiri melawan ketidakadilan. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat. Cintanya tanpa syarat. Dia menangis saat melihat yang dicintainya adalah pemenang.

    Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa. Dia begitu bahagia mendengar kesuksesan. Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian. Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

    Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

    Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak.

    Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi, saling mengasihi, saling menyayangi dan saling mencintai.

    Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapan pun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan.

    Nuwun

    punåkawan

    • matur suwun…
      jadi menambah kekayaan perbendaharaan ilmu ttg WANITO

      WANITO : WANI DITOTO (jaman biyen)
      WANITO : WANI NOTO (jaman saiki)

    • Matur nuwun Ki Puna, ……..
      Sugeng enjang poro kadang sedoyo, …… sugeng makaryo, ……. mugi rahayu ingkang pinanggih.

    • Makasih Ki Puna, jadi tersanjung sebagai wanita..
      Baru tau kalau ternyata ALLAH SWT menciptakan wanita begitu sempurna… walaupun ada juga kelemahannya yang manusiawi sekali. jadi bertanya2, apakah saya bisa menjadi wanita seperti tersebut diatas dalam arti yang sesungguhnya, semoga, Amin.

      • Insya Allah Ni

      • Insya Allah, Ni

  5. hadiiiiir

  6. Hadir di pagi hari.

  7. sugeng enjing
    o … bama datang, jakarta malah sansoyo macet

    • mpun lumrah ki…
      nek ora macet..malah ora lumrah

    • he he …
      nimmati saja Ki.
      mengerutu malah menghabiskan enersi, dan tidak bisa merubah apa-apa.

    • Ya, …… namanya juga tamu kita Raja Diraja Negara Adidaya. Kalo saja sampe terjadi sesuatu pada tamu kita, ……. bukankah kita akan ikut sengsara?. Gak percaya, …… coba aja!

      • The Guest is a King …for three days …
        Serve him…

        Tamu kuwi rojo..(nek mertamu 3 ndino)

    • BERPIKIR POSITIF
      Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai. 
      Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah.
      Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.   
      Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan. Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat.
      Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita. 
      Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.  Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan. 

      • nek kocomoto kudo ..falsafahe pripun ki Ajar Podang..

        Manuk Podang mabur mbrengengeng
        Ki Truno Podang ancene ngguwanteng

      • nek kocomoto kudo, cuma bisa memandang lurus kedepan kalee….
        Setuju buat yang ngguwanteng hiks….

  8. Weladalah wis adoh gandoke.
    Lha wong yo tamune soyo banyu mili.
    Nganti bingung P. Satpam le ngetokake unjukan.
    Sugeng enjing poro kadang.

  9. Ki Satpam duduk termangu-mangu
    Sambil menarik nafas dalam-dalam ia berdesis,”beberapa gandhok sudah dibuka tapi rontal belum juga bisa diwedar.”
    Ia mengerutkan keningnya ketika beberapa cantrik mengeluarkan jurus sapta pangogrok.
    Kemudian ia menggeleng-gelengkan kepala. namun sambil tersenyum ia berkata,”sabar…….”

    • Alhamdulillah Ki Panji Sat(riyo) Pam(ungkas) kerso bukak gandok2 nyar. Nek ora,…… bisa uyel2an kaya iwak pethek dipepe. Sedawane nunggu wedaran sing wis 5 lowonge, …… bisa dijukut hikmah positipe, ….. yakuwe dadi bisa sengsaya ngraketaken paseduluran. Utamane ana 2 punggawa anyar, yakuwe Ki Puna dan Ki Panji Sat-Pam.

  10. No 21

  11. Sugêng sontên Ki P(anji) Sat(riyå) Pam(êdar) (Rontal Pelangisingosari)

    Mudah-mudahan dengan “gelar” barunya ini beliau Ki Panji Satriå Pamêdar, berkenan segera medar rontal-rontalnya.

    Hiks.

    • Hadu…..

      kalau Ki Puna mengganti nama, harus menyediakan bubur beras merah lho, dibagi untuk seluruh sanak kadang pelangisingosari

      tentang wedaran rontal, Insya Allah Ki tidak lama lagi. kabarnya sudah diadonin, malam ini tinggal menggoreng saja, baru bisa disajikan.

      Mohon doanya saja, mudah-mudahan yang akan menggoreng (Ki Ismoyo)tidak kecapekan dengan tugas di kantornya yang agak lama ditinggalkannya.

  12. Kang kompor tuku jagung. Wonge takon, “jagung bakar apa godog kang?”
    “Jagung bakar.” jawabe kang kompor
    “Pedhes apa gurih?”
    “Gurih”
    “Diolesi mentega apa keju?”
    “Keju”
    “Kejune supermarket apa pasar?”
    Kang kompor mulai bingung, tapi tetep mangsuli, “Ya..supermarket wis!”
    “Supermarket lokal apa sing jaringan?”
    “Jaringan..”
    “Domestik apa luar negeri?”
    “Dalam negeri…”
    “Hero apa matahari?”
    Kang kompor langsung meleduk, “Apa bedane sih?!?!?! Sampeyan kiye bakul jagung apa bakul margarin? Ana wong tuku ora dilayani malah ditakoni macem-macem!!!”
    Wonge mangsuli, “Enyong dudu bakul!! Bakule jagung lagu tuku areng. Enyong dijaluki tulung nunggoni ning kene, karo angger ana wong tuku enyong dikon ngancani ngobrol…”

    • kasihan bisa2 meleduk beneran tuch xixixi

    • wakaka..intermezzo ditengah merapi…

      Sehat wae Mi…

      • enggak nyambung tuch……..

  13. yen pun wonten mesti pun diwedar, la wong dereng onten je ( nek wis ono ora diwedar yo banget….)

  14. Assalamu’alaikum, siap2 pulang ach….
    See U….

  15. Sugeng Sonten para sesepuh, Bilih pareng kulo badhe nderek ngangsu kawruh wonten ing padepokan mriki.

    Monggo Ki. Dipun sekecaaken pinarak. Sinambi nenggo wedaran

  16. Balas pantun ountuk Nini Padmi (Pakde Wid biasa memangginya begitu)

    Dalam Hutan Nasional Alaska, Ni Padmi bertugas sebagai pemandu wisatawan tengah memberi pengarahan kepada sekelompok wisatawan tentang hiking di wilayah beruang buas:

    “Pertemuan dengan beruang sebagian besar terjadi ketika pejalan kaki, dengan ekstra tenang di sepanjang jalan dengan harapan melihat satwa liar, tanpa sengaja tersandung dengan beruang. Kejutan yang dihasilkan bisa menjadi bencana besar.”

    “Apa upaya kita agar hal itu tidak terjadi ?” bertanya seorang gadis.

    “Bawa lonceng kecil, agar kehadiran kita segera diketahui oleh beruang”, berkata Ni Padmi dengan senyumnya yang tidak pernah lepas dari bibirnya yang manis.

    “Juga,” katanya lebih lanjut, “Secara khusus berhati-hatilah ketika Anda melihat tanda-tanda beruang di daerah tersebut, terutama bila Anda melihat kotoran beruang.”

    Satu wisatawan bertanya, “Bagaimana Anda mengidentifikasi bahwa itu adalah kotoran beruang?”

    “Oh, itu mudah,” jelas Ni Padmi , “biasanya kotoran itu berisi lonceng kecil di dalamnya!”

  17. Seperti diketahui, kraton Yogyakarta secara langsung berada di jalur penerbangan pesawat dari dan menuju Bandara Adisutjipto.

    Ni Padmi sebagai pemandu wisata, tengah mengajak wisatawan asal Jepang mengelilingi kraton. Ketika mereka berdiri di luar benteng mengagumi struktur kraton yang elegan, meluncur pesawat terbang pada ketinggian yang relatif rendah dan membuat kebisingan.

    Satu wisatawan jengkel dan berteriak, “Mengapa nenek moyang inyong pada masa itu membangun Kraton begitu dekat dengan bandara?”

    (orang jepang bisa ngomong inyong juga eyy)

  18. (copy paste dari gandhok sebelah)
    Kalau binatang punya Facebook, kira-kira statusnya apa aja ya? Berikut beberapa yang pernah gue temuin. Tapi nggak tau apa mereka bener binatang.

    Anjing Pudel : Nunggu mo ke salon neh

    Kecoak : Baru aja selamat dari injekan maut, yeah!

    Sapi : Aku diraba-raba lagi oleh majikanku

    Kucing : Anak gue yang ke- 5 barusan nanya siapa bapaknya. Gue bingung mau jawab apa. Gue sendiri lupa bapaknya siapa?

    Nyamuk: Ane positif HIV AIDS boooo

    Ayam : Teman-teman…kalo besok gw ga update… berarti gw udah di goreng… i luv u all…

    Cumi-cumi: Abis isi ulang tinta nich.

    Babi: Gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!

    Kambing : Selamat lebaran haji , tahun lalu gue batal disembelih

  19. Selamat malam Ki Senopati,
    Selamat malam Ki Ajar Satpam,
    Selamat malam Ki Sanak semuanya,

    Waduh saya buka gandhok sudah sampai hlhlp-047, artinya sudah sekian lama sanak kadang semuanya nandang sakaw.

    Untuk ini, mohon maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan distribusi hlhlp, bukan disengaja tapi karena harus melaksanakan tugas cangkulan.

    Pada hari minggu 08 November 2010 baru pulang ke gubuk, mencoba nyecan untuk mengejar ketertinggalan wedaran, namun scanner pun ikut ngadat…..he he he.

    Alhamdulillah, sekarang sudah normal kembali, sementara baru dapat menyelesaikan 2 rontal hlhlp-043 & 044.

    Ki Arema,
    Ki Ajar Satpam,
    Sehubungan gandhok sudah sampai hlhlp-047, rontal yang sudah ada monggo diwedar saja semuanya.

    Mudah-mudahan besok saya bisa nambah dua rontal lagi hlhlp-045 (sudah scane tinggal edit) & 046, Insya Allah bisa mengejar ketertinggalan.

    Sepindah malih, dumateng sanak kadang sedaya, nyuwun sih agunging samodra pangaksami, mugiya kersaa paring pangapunten.

    nuwun,
    ismoyo

    • Mboten sah dipenggalih ki…sakwontene kemawon..nek 43-44 sampun telas..tinggal nenggo 45-47
      Hikssss…

    • Hore ………Ki Panembahan wes rawuh….!!!

      rasane mak nyeeees, pinda kesiram banyu gege.

      sugeng dalu, sugeng rawuh Ki Panembahan.

    • Mas Is, ….. aja ngaya gole nyecan mas. Sekotage bae, apa maning tembe kesel tindakan. Matur nuwun, lan aja fill guilty ya mas, …. mas Is juga manusia khan?

      • Mas Is…, he he …
        Biasa KI, Nyi, Ni terus ada yang nyebut mas kok jadi lucu ya.
        Kalau gitu saya tak manggil Pak Puh saja untuk Ki Truno Podang. Pak Puh Truno
        he he he he ………..
        mboten pareng duko lho, namung gegojegan kok.

        • Kalau saya dengan Ki Truno, sesuatu yang wajar kalau saling menyapa dengan “MAS”, tapi kali angger Satpam wah terlalu jauh.

          Biar tambah timur kudu pake Aji Seribu Muka…he he he.

          • he he …
            ngapunten Ki, namung supados regeng kemawon kok.

          • Kakang Ismoyo, kakang Truno dalah angger Satepam…kawuningano yen salah satunggaling cantrik engkang tansah setyotuhu tetunggu gandok2…sawetawis wekdal mboten kapirsanan teng paseban…
            Punopo kakang kekalih dalah angger mirsani keadaanipun cnatrik Yudha Permana meniko…nopo malah sampun dipun cekel dening Pangeran Kuda Permati…???

          • Wah…., iya ya….
            ndrawasi tenan iki Ki YP.
            kok lama tidak ada kabar beritanya.
            mudah-mudahan beliau sehat-sehat saja, mungkin karena kesibukannya saja beliau tidak bisa hadir di Padepokan.

          • Ki YuPram udah lama ndak absen, kemana yach…?

          • Matah Ati…

            ora digape miss Nona..

            keokeokeokeo

          • Mau ganti nama jadi “MAS PRAM”

    • Siaappp……. grak!

      sampun Ki

      Laporan selesai! kembali ke tempat

  20. kulo sanget matur nuwun ki

  21. sugeng rawuh
    sugeng kondur, Ki Ismoyo,
    mboten sah keseso Ki, diparingi kalih pun maturnuwun sanget, mangkeh menawi kathah2 malah glegeken … hehe..padune wis dijanjeni ding

  22. Tak kiro aku ngimpi Ki Ismoyo tengok padepokan …
    Eehh jebule …. malah mbeto oleh-2 rong dokar ..

    Matur suwun Ki,
    Mboten saget nyapa …. sebabe mboten wonten sing nggugah ,,,,
    Nangin namung nderek ndangir oleh-2e.

    Untuk Mas Truno lan Dik Pandanalas saget ngancani

    • Sugêng énjang pårå kadang sutrésnå padêpokan pêlangisingosari.

      Ééhh jêbulé …. sekarang di padépokan ada “mas” kemudian “dik” setelah Ki, Nyi, Ni, Jêng, kemudian nanti disusul “kakang”, “kangmas”, “adi” “adimas”, “mbak” “nak” “tolé”, “géndhuk”.

      Yaaa….membuat padépokan semangkin (he he maksude semakin) ramé, rêgêng, dan rêjå.

      Yang penting: Mugi karahayon ingkang tansah pinanggih

  23. Teng 5x tandane kudu tangi

  24. Selamat pagi konco-konco,
    Kehadiran Bang Ismoyo benar-benar menyegarkan……..

  25. Selamat pagi,
    Hadir antri setelah menyantap hlhlp_043 plus 044 suguhan Pak Ismoyo yg sdh ditambah wedang serenya dik Satpam.
    hiiks,

  26. Assalamu’alaikum wr wb.
    Wayah sepi bocah sekolah, mergane pada mlebu kelas. Ana sing tembe kelangan Kaki Yudha aring ngendi genahe. Maune dikira nderek Mas Ismoyo nglanglang Wono Swarnabhumi. Lha nanging Mas Ismoyo wis rawuh Ki Yudha-ne tetep ampleng.
    Sugeng enjang Nini Miss Nona! Esuke kurang sumringah tanpa kehadiranmu Nini, ……. Mas Is jangan diganggu ya, lagi dipetheki karo Kang Garwo.
    Ki Panji Satrio Pamedar matur nuwun wedaran 43 – 44 ipun. Mugi sa’lajengipun tansaya gancar nggih!
    Kaki Pandanalas boten usah kewatos dening murcanipun Kaki Yudha. Mbok menawi saweg ngayahi tugas dados Telik Sandi wonten Redi Merapi, …… jalaran kathah wargi ingkang nilar sapinipun.
    Kaki Puna, ….. menopo wonten bocoran kapan Kaki Bayuaji kondur?
    Nuwun

    • Ngestoaken dawuh kakang Truno….

      kakang Ismoyo nganglang daratan sumatra koq yo mboten mampir2 njih….padahal teng nggene kulo kathah iwak patin/baung/gabus ….tur sing adol njih kados rencangipun kakang Truno teng warung mBekasi

      • Halah..Ki Kakang kawah..eh..Pandan tak kiro gabus-e langsung dicekelke terus dibakar ro jagung..jebul sik kudu neng warung sik tho…

        • klangenanipun kakang Truno..njajan teng warung je…

    • Menopo Adhi Pandanalas kerso ngaturi Nini Ken Padmi supados ngungsi sadeyan Gabus Pucung mawon ing tlatah Bekasi, tebih saking Redi Merapi?. Dipun tenggo kabaripun!

      • deweke langkung remen dodolan jagung bakar je…kedah ngungsi teng kebon kulo kemawon

        • Waduh Mas Trupod, angger enyong ngungsi adoh-adoh melas para pengungsi ning kene, laka sing ngesemi. Para relawan ya bakal kelangan, laka sing dienteni.

      • Wah wah wah, ……. kebon jagung ya ki?

        • ngestoaken kakang…
          nopo maleh nek jagunge jagung hybrid…langsung kliyeng2 saestu

        • Kebon nanas sing wonten jagung-e…

  27. Assalamu’alaikum, pripun kabare Poro sanak kadang sedoyo…..
    Semoga apik2 kabeh yo…
    @Ki TruPod, selamat pagi juga, sama Ki kalau ndak ada Ki TruPod juga gimana gitu…hiks

    • mpun…kulo tak ngalah…kakang Truno ancene ngguwantheng….

      manuk podang menclok neng papan
      papan atos soko kayu jati…
      kakang Truno Podang pancen tuwampan
      miss Nona sampek ngangeni…

    • Wa’alaikumsalam wr wb.
      Nini Miss Nona pancen gandes luwes lan mrantasi. Tembe ngendikan sa’kecap wis bisa gawe Kaki Pandanalas adem panas. Obate gampang Ki, …… nginum Es Cincau Hijau, dijamin ayem.

      • Terus neng Tajur….tuku roti unyil…

        • Karo asinan bogor ya Ki Kartoj…?

          • Foleh…..kapan Ni…hikss

          • Kapan2 Ki Kartoj, hiks

      • gandes luwes judes … jaimpuwoll

        • Ich, aku ndak judes kalee..
          Lho waktu ngobrol kemarin kethok judese ra…?
          Hikss….

          • harus dibuktiin secara ‘ainal yaqin…

            hayoo ndang diconfirm friendship request sing asli…

          • wis sehat Jeng

          • @ Ki Pandan, katanya dah ndak FB an lagi..
            @Ki Emprith, Alhamdulillah udah sehat tinggal memar2 berwarna biru dipipi kanan, sikut kanan, paha & kaki kanan, pokoke neng kanan kabeh dech….hiks.

          • ralat…

            FB-an until confirmed by Miss Nona

          • Dho biru kabeh…duh..

          • Ki Pandan,
            fb Miss Nona emang opo ?

          • kadosipun singiden..mbotenparenk diakses sembarangan tiyang…nopo maleh wong alasan kados kulo…

            tapi nek dumatheng kakang Manuk2, kulo kinten saged dipun add ki…(kakang Truno Podang-kakang Emprith)

          • Keluarga Emprith, …. ana Emprith Gantil sing panganane uler, ana Emprith Menir sing panganane gabah. Menawi panjenengan saking kluwargi Emprith ingkang pundi Ki?

  28. Catatan yang tertinggal, dengan permohonan maaf baru sempat dibaca dan dijawab:

    1. On 5 November 2010 at 19:52 gembleh said:
    dulu saya sering mendengar cerita bahwa pada masa perang kemerdekaan ada laskar pendhem yang beranggauta para wanita dengan nama Rante-Mas (rantai-emas?).
    Apakah ini juga ada hubungan dengan pura Mangkunegaran ?

    Dari bangsal pustaka pribadi Ki Cantrik Bayuaji, kami belum mendapatkan informasi tentang Laskar Rante Masyang dimaksud. Sejauh yang punakawan ketahui bahwa ada tiga novel berbahasa Jawa karya Any Asmara yang bertema sama yaitu pengorbanan memperjuangkan kemerdekaan. Ketiga novel masing-masing berjudul: Macan Tutul, Rante Mas, dan Tilas Buwangan Nusa Kambangan. Ketiga novel ini menggambarkan tentang pengorbanan seorang pahlawan demi mewujudkan kemerdekaan bagi bangsanya.
    Novel Rante Mas menceritakan tentang sikap kepahlawanan dari seorang pemuda dalam melawan penjajahan Belanda. Ahmad, tokoh utama dalam novel Rante Mas mempunyai keberanian yang lebih diantara pejuang lainnya serta pemikirannya yang cerdas membuatnya sebagai komandan markas gerilya Tentara Pelajar. Ahmad termasuk orang yang setia kawan namun apabila dalam markasnya terdapat pengkhianat walaupun itu adalah kekasihnya sendiri dia akan menghakimi pengkhianat tersebut.

    2. On 17 Oktober 2010 at 08:03 Truno Podang said:
    kalo boleh dapatlah kiranya diberi pencerahan mengenai Prabu Siliwangi, …… yang konon mukhsa di hutan? Bagaimana ceriteranya? Nuhun sebelum dan sesudahnya.

    Bahan untuk penulisan Sang Prabu Siliwangi atau Sri Baduga Maharaja (Ratu Jayadewata) penguasa Sunda-Galuh yang dinobatkan dengar gelar Sri Baduga Maharaja Ratu Haji di Pakuan Pajajaran Sri Sang Ratu Dewata, sudah ada, rencananya akan diwedar sendiri oleh panjênênganipun Ki Cantrik Bayuaji (demikian pesan beliau). Insya Allah.

    3. Berita terakhir dari Ki Cantrik Bayuaji (Kamis, 11 Nop 2010 pukul 08.00 WAS / 12.00 WIB): [Beliau beserta kelompok terbangnya, sekarang sudah di Kota Mekkah al Mukarahmah, sejak tanggal 1 Dzul Hijjah 1431H (7 November 2010M), semua dalam keadaan sehat; setelah kurang lebih tiga minggu di Madinah Al Munawarah. Insya Allah wukuf tanggal 16 November 2010M (9 Dzulhijjah 1431H).
    Rencananya setelah haji beliau bersama Nyi Ardanareswari Bayuaji, jadi hanya berdua, akan ziarah ke Masjidil Aqsa di Baitulmuqaddis (Jerusalem). Nampaknya beliau ingin bernostalgia, bulan madu ke-2.] He he he

    Demikian Ki Gembleh saha Ki Truno Podang.

    Nuwun

    punakawan

    • Matur nuwun Ki Puna. Menawi panjenengan kapan kondur saking mekah?
      Nuwun

      • Lha kulå samangké nêmbê kapasrahan tênggå padépokanipun Ki Cantrik Bayuaji. Insya Allah, mbénjang tahun ngajêng mênawi keparêng déning Ingkang Måhå Kuwaos, sagêd kasêmbadan ziarah datêng Baitullah Kithå Mekkah al Mukaromah lan Pasaréyanipun Kanjêng Nabi Muhammad SAW wontên ing Madinah al Munawaroh. Syukur bagé sagêd sêsarêngan kaliyan Panjênêngan såhå kadang Islam sagotrah padépokan pêlangisingosari. Aamin.

      • Meniko lho ingkang sampun adreng sanget tindak Haji Ki Ajar Arema, ….. monggo dipun ithik-ithik.

        • Labbaika Allahumma labbaika.
          Labbaika la syarika laka labbaika.
          Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. Laa syarika laka.

          Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
          Tiada sekutu bagiMu.
          Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu.
          Tiada sekutu bagiMu.

          Ya Allah. Berilah kepada hamba-hambaMu di padepokan pelangisingosari ini kesempatan untuk ke RumahMu di Mekah bersama memenuhi panggilanMu, untuk menunaikan Ibadah Haji agar lebih dekat denganMu. Ya Allah izinkanlah kami di padepokan ini berziarah ke makam KekasihMu Muhammad SAW RasulMu yang agung itu. Aamin.

          Amiiinnn………

        • Amiiin, ….. ya Allah, ….

    • Matur nwun Ki Punakawan BA,

      sugeng dalu.

  29. 85

    hikss…., alamatnya kurang Ki

  30. Para kadang sepuh, Pareng nderek absen sonten sakderenge mantuk gubug saking sabin.

    • Sumangga Ki Lare Angon, eh…Ki Lare Dusun,
      katuran pinarak ingkang sekeca.

      sugeng dalu.

  31. @Kakangmas Panji Satrio Pamungkas ngkang dahat kinurmatan.
    Meniko poro kadang ing barak pengungsen sampun sami ngelak lan luwe, amargi rangsum 2 bungkus kangge 3 dinten sampun tandes-des.
    Menopo dereng wonten tondo-tondo datengipun prahoto relawan mlebet padhepokan?

    • Hikss ….. salah alamat, ….

    • nek niki termasuk kategori sing F njih kang Truno…?

    • Keparêng nyuwun uningå, barak pengungsian daerah pundi Ki, mumpung “laré-laré” santri taksih wontên tlatah Merapi?. Dengan kemampuan yang ada, meskipun tidak banyak, bersama-sama relawan lainnya, Insya Allah semoga dapat mrantasi gawé.

    • Lha wong niki pengungsi saking Bukit Menoreh lajeng ngungsi dumateng tlatah Singosari perbatasan Kediri, ip Pakuwon Lemah Warah.
      Hiksss, ….. Kaki Pandanalas ronda awan!

      • oooooohhhhhhh

  32. Dari tetangga sebelah

    ‎​Peternak sapi mang Ujo dari Garut lagi di wawancara oleh reporter TV yg cantik dengan pertanyaan… Apa penyebab penyakit sapi gila alias mad cow? Dgn lugu mang Ujo menjawab “Sapi betina digauli oleh sapi jantan setahun sekali pada musim kawin”.
    Jwb si reporter “Jawaban koq krg relevansi, ada yg lain?”. Mang ujo menjawab lagi “Dua hari sekali kami perah susu sapi itu”.
    “Masih kurang spesifik, ada yg lbh mengarah?” Kata si reporter.
    Dgn mata melotot mang Ujo berdiri dan bilang ke reporter “Eh Neng, kalo setiap dua hari sekali susu Neng di remas2 sementara Neng hrs nunggu setahun

    • Loetjoe banget, loetjoenja pertjis seperti jang ndagel…. he he he he.

      Rupanya perbendaharaan per”dagel”an Ki Pandanalas okih (saking akéhé jadi okih) banget.

    • Siji neh…nggo ngibadah malem juma’at

      ‎​‎​Ujang naik busway dan duduk di sebelah ibu muda yang cakep dan sexy. Kebetulan si hot mama baru mulai hendak menyusui bayinya.
      Tapi ketika si ibu mengeluarkan payudaranya untuk disedot si bayi, bayi itu menolaknya.
      “Ayo sayang diminum, entar mama kasih sama Om yang di sebelah lho”
      Sepuluh menit kemudian masih saja si hot mama membujuk bayinya minum, “Ayo dong sayang diminum, nanti mama kasih sama Om yang disebelah lho…”
      Akhirnya si Ujang bicara dgn suara bergetar, “Dengar Mbak, tolong mbak cepat mengambil keputusan. Saya mestinya sudah turun di 4 halte sebelumnya.”

      • Masih ada lagi nggak Ki?

      • iki pengalaman pak like dek sik nom biyen ayake.😛

      • Hua ha ha ha ha, ….. hua ha ha ha, ….. hua ha ha ha ha ha, ……. asliiii lucuuu, ……. hua ha ha ha ha, …. Ki Pandan memang lutuyeeee!!!

      • Uwo Pandanalas………
        keparenga nyuwun uninga, ingkang badhe dipun aturaken dhumateng Om ingkang wonten sisih menika ingkang original punapa ingkang kedamel saking plastik….?

        mugi karahayon ingkang tansah pinanggih, Uwo.
        dok….dok….dok…..krempyeng….!!!

      • Monggo …

        Pemuda 1 : halo.. Kok kamu bawa monyet?
        Pemuda 2 : siapa yg bawa monyet, aku bawa kambing mas
        Pemuda 1 : aku tidak tanya sampean, aku tanya kambing mu itu

  33. Assalamualaikum poro kadang.
    Tidak terasa sudah malem Jum’at lagi.
    Perasaan kok cepet ya hari-hari
    Monggo sami tadarusan lan sampun kesupen wungu dalu.

  34. Alhamdulillah.
    Sudah bisa ngunduh 2 kitab.
    matur nuwun Ki Ismoyo,
    Matur nuwun Ki Arema
    Matur nuwun P. Satpam.

  35. matur nuwun
    sampun ngunduh 5 kitab.
    permisi, mau baca dulu

    • sama dong…..!
      aye juge barusan aje ngundhuh nyang 40, 41, 42, 43 ame 44. Nah lime rontal kan…..??

      • hampura Kangmas………

      • yang 45 dan 46 kagak sekalian diunduh neh, ….

        • Sampun Ki. Matur suwun

          • Sampun ngunduh HLHLP-01 -HLHLP-46 …. Matur Suwun!

          • he he ….
            monggo Ki

  36. ingkang 47 dereng ki

    • Ha ha ha ….
      nggih ki, dereng mateng

  37. Sak jane kan wis malam minggu tha saiki?😉
    Apa isih durung taneg?

    Yen kematengen iso magol koyo gathot!

    • Hayaaa, …… Pa De Wid oglok oglok yaa!!!
      Udah hasyil blon Pa De!
      Kasyih tau ya kalo udah dah!

      • Sing dititipi lontal ngando katok kulit …
        di oglok-oglok kantonge ola jebol …
        Mung kolole sing pedlot …
        Dadi suwale wae sing mlolot ….

  38. nggih ki, gathote tiwul, nononge manyul, ning nong ning dul tetot

    • Silahkan diambil di gandoknya……
      Sampun taneg negggggg ….

  39. matur nuwun Pak Satpam, sampun kepareng ngunduh 47

    • anut grubyug, kula nggih tumut ngundhuh.
      matur nuwun.

  40. Matur nuwun Ki TruPod… P. Satpam. titipan sampun kaunduh

    • Sami2, mugi rahayu ingkang tansah pinanggih!
      Amien Ya Allah!!!

      • Amiin, matur suwun sampun ngundhuh.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: