SUNdSS-23

sebelum >> | awal >> | lanjut >>

Laman: 1 2 3

Telah Terbit on 29 Mei 2010 at 00:01  Comments (48)  

The URI to TrackBack this entry is: https://pelangisingosari.wordpress.com/sundss-23/trackback/

RSS feed for comments on this post.

48 KomentarTinggalkan komentar

  1. kulanuwun, hadir ndheprok nunggu rontal.

  2. kulanuwun, ndheprok nunggu kitab 23.

    • kulanuwun, ndheprok nunggu kitab 23

      • Matur suwun, ndeprok nikmati SUNdiSS-23

  3. ki arema,
    ndherek mangayubagya anggenipun mbangun bale somah keng putra.
    mugi tansah kasinungan dening gusti ingkang maha agung dalah atut runtut kados mimi lan mintuna ngantos kaken-ninen.

  4. Angkat topi tinggi-tinggi buat Ki Sukasrana, sampean berhasil menyalib Ki One.
    Luarrrrr biasa…sama-sama 00.04 tit

    • matur nuwun ki, niki konèksiné nembé sae. nganti kesel nggèn kula nengga lha kok gandhok énggal dèrèng dibukak nggih, …

  5. Barokallahu laka wa jama’a ‘alaikuma fii khoiir…..

  6. Matur nuwun P. SATPAM, sampun ngunduh SUNDss 23.
    Sugeng enjang.

  7. Sugeng enjang kagem Ki Arema,
    Nderek mangayubagyo daupipun keng putro, Mugi-mugi tansah pinaringan rachmat lan barokah saking Allah ingkang murbeng gesang. Acaranipun lancar nir sambekolo saenggo paripurno.
    Keng putro (penganten) sageto mbangun bebrayan kanti sakinah mawadah warochmah Amin.

  8. Sugeng enjang Ki Arema.
    Nderek mangayubagyo daupipun penganten, mugi-mugi acaranipun lancar nir sambekolo.
    Nderek memuji mugi Allah tansah paring rahmat lan barokah,saenggo keng Putro saget mbangun bebrayan kanti sakinah mawadah warachmah. Amin.
    Nuwun sewu mboten saget ngaturi kado.

  9. Selamat atas pernikahan Putranya Ki Arema..
    Semoga senantiasa menjadi keluarga yang bahagia.

  10. Mangayubagya dumateng putra kekalih ingkang mbangun bale somah, mugi tansah pinaringan tentrem rahayu, kabekjan lan langgeng anggenipun bebrayan dumugi kaken-kaken lan ninen-ninen….

    Semanten ugi, mugi Ki Arema tansah binerkahan dening Gusti Kang Murbeng Dumadi

  11. selamat mantu. semoga lancar nir ing sambekolo, kedua mempelai berbahagia dalam membentuk keluarga sakinah mawadah warohmah amin

  12. matur nuwun P Satpam ingkang sampun kersa karepotan saengga padhepokan saged “jalan terus”

  13. matur nuwun rontalipun Pak Ki Satpam…
    selamat menempuh hidup baru untuk mempelai berdua… semoga berkat Tuhan selalu melimpah untuk pengantin berdua dan keluarga besar Ki Arema dan besan…Amin…

  14. Saya ucapkan selamat katur Ki Arema yang sudah menikahkan putra terkasih.
    Semoga acara resepsi yang akan digelar nanti malam berjalan dengan lancar.
    Semoga Allah selalu melimpahkan berkatNya kepada pengantin berdua dan keluarga Ki Arema beserta besan.

    • kepada Ki Ajar pak Satpam,
      matur nuwun rontalipun.

  15. Dherek bingah Ki, mugi ingkang putra kekalih tansah binerkahan Gusti, tansah pinaringan sehat, tansah pinaringan bingah, lancar rejekinipun, lan tansah ginanjar katentreman. Amin

  16. Selamat siang
    ……….AREMA…..SINGO edan…………………

    Untuk mangayubagya kemenangan Club Sepakbola kebanggaan kota Malang…dan mangayubagya gawenya Ki Arema, berikut ini mohon izin kawulo pun lelono jagad mengutip tulisan Cantrik Bayuaji pada:

    On 30 Maret 2010 at 19:53 bayuaji Said:

    Mohon izin Ki Bayu… kemana gerangan Panjenengan, kok dangu mboten dongeng?

    Berikut tulisan beliau:

    Nuwun pårå kadang,

    Di sini Cantrik bayuaji ingin membagi kawruh tentang nama “Arema

    Nama ini sekarang lebih dikenal sebagai tim sepakbola kebanggaan Tumapel (eh Malang). Juga sebagai akronim “kera ngalam” (bacanya ʞıʍɐl-ʞıʍɐlnʞ, ʞılɐʍ-ʞılɐʍnʞ `ʞılɐq-ʞılɐqɹǝʇ ).

    Salah satu kadang kita pun, sebagai pangreh padephokan ini, juga kita kenal dengan gelar Ki Arema. (tambahan dari saya: yang lagi ngunduh mantu, SEMOGA SUKSES.]

    Tapi tahukah pårå kadang. Sebenarnya dari manakah asal muasal Arema itu?

    Berikut dongengnya:

    [yén percåyå yå silakên, nêk gâk percåyå yå kebangêtên] he he he.

    Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis dalam Kidung Panji Wijayakrama hingga seluruh pemberontak hancur.

    Dalam prasasti Sarwadharma yang dikeluarkan pada bulan Kartika tahun 1191 Saka (Oktober-November 1269). Pada prasasti Sarwadharma tersebut, tercatat nama Patih Kebo Arema dan Sang Ramapati, yang sangat dipuja sebagai penasehat politik sang prabu dalam mengadakan hubungan dengan pembesar-pembesar di Madura dan Nusantara.

    Sang Ramapati mengepalai kabinet menteri yang terdiri dari patih, demung, tumenggung, rangga, dan kanuruhan. Melihat fungsinya dalam pemerintahan, kiranya Sang Ramapati dalam prasasti Sarwadharma itu sama dengan Mpu Raganata dalam Pararaton dan Kidung Harsawijaya ataupun Panji Wijayakrama.

    Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Nagarakretagama. Kebo Arema pula yang menjadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian bisa menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam.

    Buku-buku sejarah hanya mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.
    Sampai akhirnya pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema kemudian menjelma menjadi semacam “subkultur” dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya.
    Awal mula berdirinya PS Arema. (Arema Football Club/Persatuan Sepak Bola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepakbolaan di Malang. Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana –home base klub pemerintah itu– selalu disesaki penonton. Di mana Arema waktu itu ? Yang pasti, ia belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.

    Apakah Kebo Arema itu sama dengan Kebo Anabrang yang membawa dua puteri dari Pamalayu yang salah satunya dinikahi R. Wijaya?”

    Berikut ulasan tentang Ki Kebo Arema dan Ki Kebo Anabrang.

    Ekspedisi Pamalayu adalah sebuah operasi militer yang dilakukan Kerajaan Singosari dibawah perintah Raja Kertanagara pada tahun 1275–1293 terhadap Kerajaan Dharmasraya atau San-fo-tsi (Kronik Cina tahun 1225, meskipun penyebutan nama ini masih menjadi bahan perdebatan para ahli sejarah), atau Kerajaan Melayu di Pulau Sumatera.

    Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan pulau Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi ekspansi bangsa Mongol.

    Kerajaan ini akhirnya tunduk dengan ditemukannya bukti arca Amoghapasa yang dikirim Kertanagara sebagai tanda persahabatan kedua negara.
    Siapa yang memimpin penyerbuan ini?

    Pararaton mencatat: Sri Kertanegara pada waktu memerintah, melenyapkan seorang kelana bernama Baya (Kelana Bhayangkara). Sesudah kelana itu mati, ia memberi perintah kepada hamba rakyatnya (Kebo Arema), untuk pergi menyerang Melayu.

    Prasasti Sarwadharma menyebutkan bahwa Patih Kebo Arema dan Sang Ramapati (identik dengan Empu Raganata dalam Pararaton dan Kidung Harsawijaya ataupun Panji Wijayakrama), adalah penyangga politik ekspansif Kertanegara, bersama Mahisa Anengah, menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi.
    Kidung Panji Wijayakrama menyebutkan nama utusan Ekspedisi Pamalayu tersebut, yaitu Mahisa Anabrang atau Kebo Anabrang atau Lembu Anabrang (lahir: ? – wafat: 1295), yang artinya ialah “kerbau yang menyeberang”.

    Terdapat kemungkinan bahwa ini bukan nama asli, nama itu adalah nama “julukan” atau “paraban/panggilan”. Penulis kidung juga tidak mengetahui dengan pasti siapa nama asli sang komandan [Mahisa Arema, Kebo Arema (?)].

    Cantrik bayuaji mencoba menyimpulkan, mudah-mudahan kesimpulan ini benar; bahwa Kebo Arema identik dengan Kebo Anabrang.

    Sebagai tambahan keterangan:

    1. Piagam Gunung Wilis (1269); menyebutkan bahwa perintah Raja Kertanegara ditampung tiga mahamenteri yaitu Hino, Sirikan dan Halu, kemudian perintah itu disalurkan kepada para tanda urusan pemerintahan negara Rakryan Patih Kebo Arema, Demung Mapanji Wipaksa dan Kanuruhan Ramapati.

    2. Piagam Kampilan (bulan Kartika 1191Ç atau Oktober-November 1269), tercatat nama Patih Kebo Arema.

    Rujukan:

    1. Slamet Muljana. 1979. Nagarakretagama dan Tafsir Sejarahnya. Jakarta: Bhratara
    2. Slamet Muljana. 2005. Menuju Puncak Kemegahan (terbitan ulang 1965). Yogyakarta: LKIS.
    3. Poesponegoro & Notosusanto (ed.). 1990. Sejarah Nasional Indonesia Jilid II. Jakarta: Balai Pustaka
    4. R.M. Mangkudimedja. 1979. Serat Pararaton Jilid 2. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah
    5. Kidung Harsawijaya
    6. Kidung Panji Wijayakrama
    7. Nagarakretagama
    8. Kutipan lembar prasasti Sarwadharma
    9. Kutipan Tugas Akhir Semester Sejarah Indonesia Awal 1500 (Kertanagara, Politik dan Sinkreteisme Religius Hindhu-Buddha)

    Demikian dongengnya cantrik. Kepareng.

    Sumonggo.

    Nuwun

    Cantrik Bayuaji

    Demikian kutipannya.

    Sekali lagi selamat bagi Arema Foot Ball Club Malang

    Selamat juga buat Rakrian Ki Mahesa Arema

    • ..nderek Selamat kagem Ki Kebo Arema…..

  17. matur nuwun rontalipun, wis diunduh
    Selamat untk Ki Arema yang telah mengantar putra tercinta membuka kehidupan baru.AMIN.

  18. Empat tahun berlalu
    empat tahun berlalu
    empat tahun berlalu
    empat tahun berlalu

    ketika senyap pita suara tertelan gelegak panasnya

    bukaaaaaaaaaaaaaaan……
    bukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan…..
    bukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan……
    bukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan……!!!!!!

    kepada saudara2ku, peringatilah dengan tawakal dan sumarah.
    GUSTI ORA SARE !!!!

    • Semburan LUMPUR panas LAPINDO njih Ki,

      Sabar dan Tawakal…..pada sanak kadang
      di LOKASI bencana semburan.

      Cantrik turut berdoa, semoga jalan keluar
      segera DATANG

      “Keajaiban TUHAN”

      • Inggih Ki, mengeti klairanipun Miss LuPaLa PorSid.

    • @ Ki gembleh

      [Mungkin panjenengan sudah maos seratan Ki Bayu On 26 Mei 2010 at 12:07 bayuaji Said:]

      Saya (lelono jagad) merasa yakin, dugaan Ki Bayu, bahwa Jeng Lusi atawa mBak Lusi alias Lumpur Sidoardjo, sudah pernah terjadi pada abad 13 (dari Ki Bayu : menurut Pararaton “banyu pindah” dan “pagunung anyar”. Atau memang jalur Gunung Penanggungan, sesar Watukosek, yang memotong Kali Porong adalah jalur mud volcano [Gunung Lumpur]

      Saya kutip seratan Ki Bayu:

      Demikian juga dalam Pararaton memberitakan adanya pagunung anyar, akibat gempa, yang menunjukkan bukti bahwa sepanjang jalur dari Gunung Penanggungan, sesar Watukosek, yang memotong Kali Porong, rawan gempa, hingga lurus ke titik semburan “mBak Lusi”

      Pagunung anyar timbul karena bencana terjadinya erupsi jalur gunung lumpur dari selatan Jombang-Mojokerto-Bangsal (?). Jalur itu membentuk jarak sepanjang sekitar 25 km.

      Erupsi semua gunung lumpur itu sangat dahsyat sehingga dapat dibayangkan bagaimana terganggunya kehidupan di Majapahit pada akhir tahun 1300-an dan pada awal 1400-an.

      Serangan fatal mungkin terjadi karena rusaknya pelabuhan Canggu di dekat Mojokerto, sehingga Majapahit yang merupakan kerajaan maritim menjadi terisolir dan perekonomiannya mundur. Zaman itu, Canggu di Mojokerto masih bisa dilayari dari laut sekitar Surabaya sekarang.

      Bencana seperti ini kelihatannya terjadi berulang-ulang, bencana yang sama dicatat di dalam buku Pararaton terjadi lagi tahun 1256Ç/1334M pada zaman Majapahit.

      Secara harafiah, banyu pindah=air pindah, sedangkan pagunung anyar = gunung baru

      Penelitian selanjutnya telah menemukan bukti-bukti bahwa telah terjadi berbagai deformasi tanah yang pangkalnya adalah bukit-bukit Tunggorono di sebelah selatan kota Jombang sekarang, kemudian menjalar ke timurlaut ke Jombatan dan Segunung. Akhirnya gerakan deformasi tersebut mengenai lokasi pelabuhan Canggu di sekitar Mojokerto sekarang, lalu makin ke timur menuju Bangsal (sekitar 25 km di sebelah barat lokasi semburan Lumpur Sidoarjo sekarang).

      Di dekat Bangsal ada sebuah desa yang namanya Gunung Anyar. Begitu juga di tempat pangkal bencana terjadi di selatan Jombang ada nama desa serupa yaitu Denanyar yang semula bernama Redianyar yang berarti gunung baru.

      Demikian Ki. Kepareng.

  19. pak SATPAM,
    cantrik kancani NungGu-i-RonDHo-i padepokan :

    syarat-e SIDJI :
    mbuka gandok-pasang Cantolan…..WEDAR rontal
    BONUsan.

    Tit-TiiiTs diMaJUkan :
    ganti-ne hidangan RESEPSI ki AREMA dan BESAN,

    • arep NJahili pak SATPAM……mesak-ke
      mulai ESUK rung ONo kiriman PANGAnan.

      lungguh DEWe-an ra KLamBi-an…he-heee

      pak SATPAM eeh-eeh pak SATPAM,
      kenapa pak SATPAM ra melu resepsi-aaan,

      • pak Satpam e…e…e pak Satpam
        kenapa undangannye ketinggalan
        pak Satpam e…e…e pak Satpam
        selope ilang dadine sandalan
        pak Satpam e…e…e pak Satpam
        topine ilang dadine blangkonan
        pak Satpam e…e…e pak Satpam
        cantrik2 nunggu berkatan wedharan

  20. pak satpam….
    kata ki arema angpau dari ki jogotirto dibuka aja..
    dua – duanya…
    24 dan 25, buat malam mingguan para cantrik….

    • Pak Satpam …. Mas Satpam
      Apakah
      Ki Satpam sudah belajar Lembu Sekilan ..
      Bila Cak Satpam dapat kiriman
      Mari Bung Satpam … eling kawan-2 …

    • wah, malem minggu estu kecut ki, …
      nama malih sakniki mpun dhawah dinten ngaad tah.

  21. “kang dadang” SATPAM di SS takut istri selalu minta ampau.
    Gue siap patungan asal rontal 24 dan 25 kelokur di malam minggu ini.
    Gimana kang dadang…??jangan takut dimarahin pak RT, mumpung Pak RT sama uda Faisal lagi “berbalas-pantun” dengan embak Freti.
    UDANG GALAH DIBUNGKUS PAKE TERIGU
    artinyo uda??

    • ayo diwedhar terus kaga usah ragu.

  22. Assalamualaikum wr. wb.
    Sugeng enjang poro kadang.
    Mestinipun sedoyo sami ngrantos wedaripun kitab.
    Nanging mgi ndadosno pirso< P. Satpan taksih sibuk tumt ngamanaken pahargyan hajatipun Ki Senopati.
    Monggo sami sabar, puasa rumiyin.

  23. Berita pagi.

    Selamat pagi Ki sanak.

    Mohon maaf, P. Satpam bolos seharian kemarin. Ikut “pati geni” berdoa untuk kelancaran hajatan Ki Arema.
    he he …., ngeles apa lagi ya.
    embuhlah, banyak alasan untuk ngeles hanya belum tentu dipercaya.

    Pagi ini Ki Arema sudah kirim panah sendaren yang menginformasikan bahwa ada niat memberikan bonus atas kesuksesan hajatan beliau. Tetapi, rontal 24 masih belum mateng (tinggal editing), karena Ki Jogotirto sedang dalam kondisi kurang sehat.
    Mohon doanya agar kesehatan Ki Jogotirto segera pulih kembali.

    Harap bersabar, karena menurut beliau, rontal 24 akan diselesaikan sebelum batas waktu yang ditentukan, Senin titt……

    Ki Arema masih belum bisa sambang padepokan, karena kesibukan beliau. Beliau juga berpesan: Terima kasih atas doa restu ki sanak semua, sehingga hajatan beliau dapat berjalan dengan lancar. Yang beliau khawatirkan (hujan) ternyata tidak terjadi, meskipun mendung tebal sudah menggayut di atas Kota Malang siang-sore hari menjelang maghrib, bahkan sempat gerimis.

    • Nggih Ki Satpam, saya percaya atas ngelesnya.
      Nggak usah dimasukken ke dalem ati.
      Semua penghuni padepokan adalah kawulo-kawulo yang sangat sabaaaaaarrrrrrr; bersedia menunggu wedaran rontal sebelum batas waktu yang ditentukan, Senin tit.

      (titnya satu saja nggak usah titt……). hiks……hiks…..hiks………………….

      Selamat pagi

      • Schedule Wedar:
        Senin – Panen
        Selasa – Puasa
        Rabu – ngaplo
        Kamis – Nangis
        Jumat – masih hangat
        Sabtu – nunggu
        Minggu – kelabu

        • Jare wong wong tuwo biyen ono petung, sawijining dino biso antuk rejeki opo ora, yakuwi:

          Kliyek, mentek, joto, kemil

          Ngitunge nganggo dino-dino koyo Ki Widura, njur digatukke.

          Umpomo:
          1. Senin—kliyek,
          mulai mentek yo keno,
          2. Selasa—mentek,
          3. Rebo—joto,
          4. Kamis—kemil,
          5. Jum’at—kliyek,
          6. Sabtu—mentek,
          7. Minggu—joto
          mangkono sapiturute

          Yen petung tibo mentek utowo kemil, kuwi jarene apik

          mentek=berisi, wareg, berhasil
          kemil=setitik-setitik ning ono

          he he he he he he he he he

          Lha kalau rontal belum diwedar yang kalau nggak kliyek ya joto

          Sekali lagi he he he he he he

          Menghibur diri nunggu wedaran, mugo-mugo sore ini yen nggak mentek yo kemil

          Sekali lagi maning he he he he

  24. Matursuwun Kitabipun Ki, sinaoso dereng saget ngunduh, teriring do’a mugi mugi enggal pikantuk putu. Amin

  25. @ Ki Arema dan keluarga,
    Kami Turut Berbahagia, dengan pernikahan Puteranya Ki Arema, semoga bahtera pernikahannya berjalan laju di samudera kehidupan, ………. berlayarkan cinta kasih Allah swt.
    Semoga Ki Arema cepat dikaruniai cucu2 yang lucu dan menawan, sebagai penghibur dahaga di hari tua.
    Maksud hati ingin turut hadir langsung berjabat tangan erat, ……….. namun apa daya ada jarak perjalanan nan memanjang jauh, ………….
    Selamat Ki Arema, ………

  26. Ki Senopati Arema pancen pimpinan padhepokan kang aspiratif lan akomodatif tenanan.
    Lha wong mBabar bujana andrawina bae ya mundut panggonan ana ing pinggir mBlumbang.
    Kamangka pinggir mBlumbang kuwi panggonan klangenane kwartet punggawa, Tmg KartoJ, Tmg YP, Rg W, lan Rg An.
    Anggitanku, menawa para punggawa kuwi padha ngrawuhi mesti bakal dho ubyek dhewe2 mBuButi suket pinggir mBlumbang sinambi nglirik Ni Wara Ciblon.

    • Lho, kok Ki Gembleh sumerap menawi acaranipun dateng pinggir blumbang, menopo panjenengan nderek rawuh?

      Menaawi kulo malah bingung, mantenipun ingkang pundi, lha wong pasangan Ki Senopati Arema taksih ketingal kados penganten anyar, saingan kalih putranipun, je…

      hikss..

  27. horeee Arema Menang, horeee mau ada bonus double

  28. ki ar….
    bonus rontal sesuai gol khan ki…???

  29. Berita Malam

    Sore tadi sundss-24 sudah sampai di padepokan menemani sundss-25.

    Malam ini (Senin tit…) sundss-24 akan di wedar, Insyaallah besok (Selasa tit…)sundss-25 akan diwedar, sebagai ungakapn terimakasih Ki Arema atas doa resunya kepada pernikahan putranya, dan Arema Indonesia menyempurnakan kejuaraannya dengan kemenangan 5-1 atas Persija. Ki Arema moon maaf jika hal ini menyinggung perasaan sanak kadang pendukung Persija.

  30. Selamat malam P. Satpam.
    Baiklah kami masih sabar menunggu.
    Terima kasih
    Tapi kok gandok 24 belum dibuka juga.

  31. WADUH……………………..
    lama tidak nengok padepokan jebule KI Arema Mantu ta?
    Ndherek mangayubagja Ki, Mugi temanten sekalian dados keluarga ingkang Sakinah, Mawadah, Warohmah

    Matur suwun Ki
    Amin
    banyak yang dipikirkan sehingga lupa kalau di tlatah Arema ada Ki Sabalintang.
    hikss…, ngapunten Ki.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: